Bahayanya Sorot Lampu Utama Putih!

Dulu, orang mengenal warna sinar bohlam pada motor hanya kuning. Tapi, kini banyak produk aftermarket yang menawarkan bohlam dengan sinar yang beraneka warna. Mulai kuning emas, putih, biru hingga ungu.
Menurut Mark Karlen dan James Benya dalam bukunya berjudul Lighting Design Basic, warna ini ditentukan oleh temperatur warna yang dijelaskan dengan satuan Kelvin. Makin tinggi nilai Kelvinnya, makin terang cahaya yang dihasilkan. Misal bohlam standar motor mempunyai 4300 Kelvin manghasilkan cahaya berwarna Kuning.

Lalu ada bohlam HID yang temperatur warnanya 6000-8000 Kelvin yang cahayanya putih dan kebiru-biruan. Bahkan ada bohlam yang mempunyai 15000 Kelvin dan menghasillan cahaya warna ungu.

Untuk pemakaian sehari-hari, memakai bohlam berkelvin tinggi sangat tidak dianjurkan. Terutama saat berkendara di tengah hujan atau kabut. Cahaya putih dan kebiruannya akan bias ketemu air hujan dan tidak bisa menembus kabut. Otomatis, jarak pandang jadi pendek. Sehingga kita tidak bisa mengetahui situasi lalu lintas di depan kita. Bahaya, Bro.

Itulah mengapa pabrikan hanya merekomendasikan bohlam dengan warna kekuningan. Warna warna kuning mampu menembus kabut dan tetap terlhat kala hujan deras.  (motorplus-online.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s